 forum profitreload bisnis populer forum profitreload bisnis populer |
| | Presiden Undang Korban Tsunami, Nada, dan Sahabat Penanya Maggie | |
| | | Author | Message |
|---|
profitreload
   Age : 31 Joined : 03 Mar 2008 Posts : 14 Location : Bekasi Barat
| Subject: Presiden Undang Korban Tsunami, Nada, dan Sahabat Penanya Maggie Tue Aug 12, 2008 5:16 pm | |
| Presiden Undang Korban Tsunami, Nada, dan Sahabat Penanya Maggie
http://www.profitreload.com/promo.php?id=ekstra http://iklansindo.blogspot.com/ http://iklanbalikpapan.blogspot.com/ Jakarta (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan mengundang gadis cilik korban tsunami, Nada Lutfiyyah (12), dan sahabat penanya, Maggie Hamilton, siswi asal Michigan AS, untuk hadir dalam acara peringatan hari kemerdekaan di Istana Kepresidenan, Jakarta. Juru bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal di Kantor Kepresidenan Jakarta, Selasa, mengatakan keduanya diundang ke Jakarta, selain untuk dipertemukan, juga agar dapat menyaksikan langsung Peringatan Detik-detik Proklamasi, di Istana Merdeka, Jakarta. "Nada Lutfiyyah dan Maggie adalah dua sahabat pena. Pada 2005 lalu, Presiden sempat menjadi kurir untuk menyampaikan surat dari keduanya. Mereka belum pernah bertemu dan nanti akan dipertemukan," kata Dino. Saat terjadi tsunami pada 26 Desember 2004, Maggie Hamilton siswi kelas 6 SD ke-6 Charlevoix di Michigan mengirimkan surat bagi temannya di Aceh, yaitu Nada, dan sebaliknya Nada pun mengirimkan surat balasan yang kemudian disampaikan Presiden Yudhoyono melalui Duta Besar RI untuk AS, Soemadi Brotodiningrat kepada Maggie. "Rencananya mereka akan memasangkan gelang tangan yang terbuat dari kain, buatan mereka masing-masing pada Presiden Yudhoyono dan Ibu Negara sebagai ucapan terima kasih," kata Dino. Dijelaskannya pada 14 Agustus, keduanya sudah berada di Jakarta dan akan bertemu di Hotel Grand Melia pada 15 Agustus. Pada 17 Agustus keduanya akan hadir di Istana Merdeka mengikuti acara peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia. Surat balasan dari Nada bagi Maggie pernah dibacakan Presiden Yudhoyono saat Presiden AS George W Bush berkunjung ke Indonesia. Dalam surat yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, Nada mengatakan : My good friend, hello friend. My name Nada Lutfiyyah. I was so happy and my heart was touched to receive the letter you sent us. My family - my dad, mom, older brother and younger brother-have disappeared and now i live with my cousin. I am so glad you are paying attention to us here. I hope to receive your bracelet in the coming days because i want to wear it on my arm to remind me that i have a new friend. _________________
 |
|  | | profitreload
   Age : 31 Joined : 03 Mar 2008 Posts : 14 Location : Bekasi Barat
| Subject: Paedofil Asal Australia Sudah 10 Tahun Menetap di Bali Tue Aug 12, 2008 5:23 pm | |
| Paedofil Asal Australia Sudah 10 Tahun Menetap di Bali
http://alexaprofit.blogspot.com/ http://wartabali.blogspot.com/ http://otobemo.blogspot.com/
Denpasar (ANTARA News) - Grandfield Philip Robert (51) yang akrab dipanggil Philip, tersangka pelaku paedofilia asal Australia, tercatat lebih dari sepuluh tahun menetap di Pulau Dewata.
Masa tinggal selama itu, lebih banyak dilakukan Philip di wilayah Kabupaten Buleleng, Bali utara.
Kapolres Buleleng AKBP Rudolf A Rodja, ketika dihubungi dari Denpasar, Selasa, membenarkan kalau Philip yang kini menjadi tahanan, telah lebih dari sepuluh tahun menetap di Bali.
Namun demikian, Kapolres menyebutkan belum mengetahui secara persis pekerjaan Philip di Pulau Seribu Pura itu.
Terkait cukup lamanya masa tinggal, polisi menduga korban "geganasan" seksual tersangka Philip, telah mencapai belasan orang.
"Kita duga dalam bilangan belasan. Namun, belum seluruhnya bersedia datang ke kantor polisi melaporkan diri," kata Kapolres Rudolf.
Ia mengungkapkan, dari dugaan korban sebanyak itu, baru lima di antaranya yang telah melapor telah diperlakukan "tidak senonoh" oleh tersangka Philip.
Kelima korban pelecehan seksual adalah pria berusia 13 hingga 18 tahun, yang kini masih tercatat duduk di bangku SMP dan SMA di Singaraja, ibukota Kabupaten Buleleng.
"Baru lima yang melapor, dan sudah pula kami periksa. Sementara beberapa korban lain, kami tunggu kehadirannya di kantor polisi," katanya.
Petugas pada Ditreskrim Polda Bali di Denpasar, menambahkan, beberapa nama bocah yang juga diketahui sebagai korban nafsu bejat Philip, terungkap dari hasil pemeriksaan pendahuluan terhadap tersangka.
Jadi, kata petugas, dari tersangka diperoleh gambaran adanya belasan korban, namun hingga kini belum semuanya bersedia melaporkan kejadian yang pernah dialaminya bersama Philip ke kantor polisi.
Gelisah dan merasa berdosa
Sementara lima korban yang telah melapor, pada pokoknya mengaku telah disodomi serta bagian kemaluannya diisap-isap oleh pria asal negeri Kanguru itu.
Dengan bujuk rayu, Philip berhasil mengajak para korbannya untuk "digauli" di sejumlah tempat penginapan dan di rumah tersangka sendiri di Gang Buntu Jalan Tasbih, Singaraja.
Sejumlah korban umumnya mengaku sangat gelisah dan merasa berdosa setelah diperlakukan tidak semestinya oleh Philip, sehingga kemudian diputuskan untuk datang melapor kepada polisi.
Perbuatan yang diduga telah dilakukan Philip beberapa tahun silam itu, kini masih dalam pemeriksaan intensif pihak Polres Buleleng.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol AS Reniban mengharapkan, sebaiknya para korban secepatnya dapat melapor demi proses hukum lebih lanjut terhadap "bule" yang diduga telah melakukan pelanggaran pidana itu.
"Melalui pelaporan dari para korban, petugas senantiasa dapat menjerat hukuman yang setimpal atas tersangka pelaku tindak pidana yang dapat merusak mental anak-anak di bawah umur tersebut," ucapnya.
Untuk pengusutan lebih lanjut, tersangka Philip kini ditahan di Polres Buleleng. _________________
 |
|  | | | Presiden Undang Korban Tsunami, Nada, dan Sahabat Penanya Maggie | |
|
| Page 1 of 1 |
| | Permissions of this forum: | You cannot reply to topics in this forum
| | |
| |
|